Jakarta – Direktorat Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melaksanakan kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Administrator di lingkungan Direktorat Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan pada tanggal 31 Maret 2026.
Kegiatan ini berlangsung di Ruang 805, Lantai 8 Blok A Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan, dan menjadi bagian dari upaya penguatan organisasi serta peningkatan kinerja pelayanan publik di bidang farmasi dan alat kesehatan.
Pelantikan dipimpin oleh Dr. L. Rizka Andalusia selaku Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan, serta dihadiri oleh para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, para Kepala Balai dan Loka Pengamanan Alat dan Fasilitas Kesehatan, pejabat pengawas, pejabat fungsional, serta para undangan yang mengikuti kegiatan secara luring maupun daring.
Dalam kegiatan tersebut, turut dilantik Kepala Balai Pengamanan Alat dan Fasilitas Kesehatan (BPAFK) Makassar yang baru. Prosesi pelantikan berlangsung secara khidmat, diawali dengan pembacaan Surat Keputusan, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah/janji jabatan sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab.
Dalam arahannya, Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan menekankan pentingnya menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat sinergi dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam mendukung transformasi sistem kesehatan nasional.
Kepala BPAFK Makassar yang baru diharapkan mampu melanjutkan capaian kinerja yang telah diraih sebelumnya, sekaligus mendorong inovasi dalam pengawasan, pengujian, dan kalibrasi alat kesehatan guna menjamin keamanan, mutu, dan manfaat alat kesehatan bagi masyarakat.
Momentum pelantikan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran BPAFK Makassar sebagai unit pelaksana teknis yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap dinamika kebutuhan layanan kesehatan.

HOTLINE


Estimasi Biaya Pengujian/Kalibrasi